Iframe sync

Senin, 09 Februari 2026

Jalur pendakian Gunung Slamet via Guci


Jalur pendakian Gunung Slamet via Guci dikenal sebagai rute favorit bagi pendaki yang mencari pemandangan estetik sekaligus fasilitas "bonus" pemandian air panas setelah turun gunung.
Berikut panduan lengkap pendakian via Guci:
1. Basecamp & Perizinan
Ada dua basecamp utama yang populer di Desa Guci:
  • Basecamp Permadi (Pecinta Alam Remaja Desa Guci): Terkenal dengan fasilitas yang sangat lengkap dan tertata (Mushola, toilet, tempat istirahat). Kamu bisa mendaftar atau cek info di Instagram Permadi Guci.
  • Basecamp Gupala: Jalur alternatif yang juga sering digunakan dengan karakteristik yang tidak jauh berbeda.
  • Simaksi: Biaya perizinan biasanya berkisar antara Rp25.000 - Rp30.000 per orang.
2. Estimasi Waktu & Urutan Pos
Pendakian via Guci umumnya memakan waktu 8–10 jam untuk sampai ke puncak (tergantung fisik).
  • Basecamp ke Pos 1 (Hutan Pinus): ±1,5 jam. Perjalanan landai melintasi hutan pinus yang asri.
  • Pos 1 ke Pos 2 (Pandaan): ±1 jam. Mulai menanjak namun masih tertutup tajuk pohon yang rimbun.
  • Pos 2 ke Pos 3 (Madu): ±1,5 jam. Tanjakan mulai terasa konsisten. Di sekitar Pos 3 biasanya terdapat sumber air (tergantung musim).
  • Pos 3 ke Pos 4 (Larangan): ±2 jam. Jalur semakin curam dengan vegetasi hutan yang rapat.
  • Pos 4 ke Pos 5 (Watu Ireng): ±1,5 jam. Area ini sering dijadikan tempat camp terakhir karena lahannya cukup datar dan terlindung dari angin kencang.
  • Pos 5 ke Puncak (Bibir Kawah): ±2 jam. Jalur berubah menjadi pasir dan bebatuan lepas (mirip Semeru). Sangat terjal dan tidak ada vegetasi pelindung.
3. Karakteristik Jalur
  1. Vegetasi Rimbun: Berbeda dengan jalur Bambangan yang lebih terbuka, via Guci menawarkan hutan yang lebih "hijau" dan teduh hingga mendekati batas vegetasi.
  2. Sumber Air: Terdapat sumber air di sekitar Pos 2 atau Pos 3 (tergantung basecamp yang dipilih), namun sangat disarankan untuk membawa persediaan air yang cukup dari bawah.
  3. Tanjakan "Amunisi": Menjelang puncak, kamu akan menghadapi medan pasir yang merosot, sehingga membutuhkan stamina ekstra dan trekking pole.
4. Tips Penting
  • Ojek Basecamp: Kamu bisa menggunakan jasa ojek dari parkiran wisata Guci menuju basecamp untuk menghemat tenaga (tarif sekitar Rp10.000 - Rp20.000).
  • Masker & Kacamata: Wajib dibawa untuk pendakian summit karena debu pasir dan bau belerang dari kawah Slamet yang aktif seringkali menyengat.
  • Waktu Pendakian: Sangat disarankan mulai mendaki pagi hari agar bisa camp di Pos 4 atau 5 sebelum gelap.
  • Relaksasi Pasca-Mendaki: Keunggulan jalur ini adalah kamu bisa langsung berendam di Pemandian Air Panas Guci untuk melemaskan otot kaki setelah turun.
Pastikan cek status aktivitas vulkanik di situs PVMBG - MAGMA Indonesia sebelum berangkat, karena Gunung Slamet seringkali ditutup jika statusnya naik ke Level II (Waspada).

 

Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Labels

Berita (14) Berita Tegal (18) Doa-doa (11) Islami (17) Kesehatan (2) Kuliner (2) Pariwisata (17) Peristiwa (3) Politik (1) Sejarah (8) Sosial (4) Speritual (6)